PROPOSAL PROGRAM PENGEMBANGAN

MANAJEMEN LABORATORIUM DI SMAN 7 MALANG

 

 A.  Rasional  

  1. Adanya hubungan antara teori dengan praktik yang bersifat berlapis berulang yang integratif (sandwhicht)
  2. Diterapkannya kurikulum KTSP maka peran dari laboratorium akan sangat menunjang dalam proses peningkatan ketrampilan peserta didiknya dalam rangka mengembangkan antara teori dengan praktik
  3. Penggunaan laboratorium yang sangat berguna bagi kelancaran PBM di sekolah perlu mendapat perhatian yang lebih
  4. Pelayanan dalam laboratorium juga harus diperhatikan karena untuk melayani pengguna laboratorium IPA khususnya haruslah seorang yang mempunyai kemampuan dalam mengelola laboratorium IPA
  5. Sarana dan prasarana, perlengkapan alat, keamanan di dalam ruangan laboratorium hendaklah memenuhi kriteria keamanan yang baik.
  6. Adanya peningkatan sistem teknologi informasi yang semakin pesat maka perlu tindakan pengenalan dan pembelajaran sejak dini terhadap teknologi informasi dan bahasa asing disekolah-sekolah

 B.  Tujuan 

Tujuan umum

Didalam penyususunan proposal program pengembangan ini mempunyai tujuan umum yaitu meningkatkan pengelolaan layanan laboratorium  bagi peserta didik di sekolah guna menunjang kelancaran PBM di kelas berdasarkan kurikulum yang diterapkan disekolah agar sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai oleh sekolah dan membekali lulusan dengan ketrampilan yang telah berteknologi tinggi serta penguasaan berbagai bahasa asing agar bisa bersaing didunia global saat ini.

Tujuan khusus

Adapun tujuan khusus dalam proposal program pengembangan ini antara lain:

  1. Meningkatkan sistem pelayanan di laboratorium kimia
  2. Meningkatkan sistem pelayanan di laboratorium biologi
  3. Meningkatkan sistem pelayanan di laboratorium fisika
  4. Menggabungkan sistem pelayanan di laboratorium bahasa dengan laboratorium komputer dengan menggunakan software teaching lab

C.  Analisis obyek layanan khusus laboratorium dengan analisis SWOT sebagai berikut:

1.    Kekuatan:

  • Di SMAN 7 Malang sudah terdapat layanan laboratorium yang terdiri dari laboratorium kimia, biologi, fisika, bahasa, dan komputer
  • Di masing-masing laboratorium sudah terdapat perlengkapan alat dan bahan yang cukup memadai
  • Dimasing-masing jenis laboratorium sudah ada tenaga yang mengelola laboratorium
  • Sarana dan prasarana yang ada di laboratorium IPA sudah diupayakan memenuhi standart sarana dan prasarana yang diperintahkan oleh Dinas pendidikan ataupun pemerintah
  • Di masing-masing laboratorium mempunyai luas bangunan yang sudah memenuhi standar ruangan untuk jenis laboratorium misalnya laboratorium kimia dan biologi mempunyai luas bangunan 125 m² dengan rasio 3,1 m²/siswa, laboratorium fisika mempunyai luas bnagunan 150 m² dengan rasio 3,5 m²/siswa, laboratorium komputer mempunyai luas bangunan 72 m² dengan rasio 2 m²/siswa, dan laboratorium bahasa mempunyai luas bangunan 120 m² dengan rasio 3 m²/siswa
  • Di laboratorium komputer sekolah ini sudah terdapat hospot area untuk mengakses internet

2.    Kelemahan:

  • Belum ada ruangan untuk memisahkan antara laboratorium kimia dengan laboratorium biologi karena di sekolah ini laboratorium kimia dengan biologi masih dijadikan satu ruangan.
  • Belum ada tenaga laboratorium yang memang benar-benar ahli dibidang pengelolaan laboratorium karena tenaga laboran di laboratorium IPA hanyalah satu orang yang merangkap dalam mengelola semua laboratorium IPA yang ada di sekolah itu.
  • Untuk laboratorium bahasa di sekolah ini belum dilengkapi dengan perelngkapan sarana dan prasarana yang cukup memadai untuk penggunaan laboratorium dalam pembelajaran bahasa asing.
  • Di laboratorium kimia ataupun biologi belum ada ruangan yang khusus untuk ruang asam, ruang gelap, ruang steril, ruang timbang, sehingga di laboratorium kimia dan biologi semua perlengkapan alat dan bahan dijadikan saru ruangan
  • Laboratorium komputer yang ada disekolah ini belum dimanfaatkan secara maksimal, karena kurang siapnya sumber daya manusia dalam menggunakan, memanfaatkan dan mengantisipasi perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat berkembang dan sifatnya yang global akan sulit dipelajari bila tidak didukung penguasaan bahasa asing
  • Susunan organisasi di semua jenis laboratorium belum ada tenaga sebagai penanggung jawab teknis sehingga apabila terjadi kecelakaan dan kerusakan peralatan tidak ada yang menanggungnya serta memperbaikinya.

3.    Peluang:

  • Sudah ada laboratorium bahasa, dan laboratorium komputer yang sudah dilengkapi dengan hospot area sehingga bisa mengakses internet kelintas negara dengan begitu peserta didik sudah dapat mengetahui perkembangan dunia teknologi informasi dizamannya
  • Adanya dana dari para orang tua peserta didik yang mampu dalam bidang ekonomi serta dana operasional dari pemerintah untuk menunjang pemenuhan kebutuhan sekolah
  • Di masa sekarang ini sudah ada perkembangan teknologi informasi yang mengembangkan perangkat lunak untuk peningkatan proses pembelajaran yang berbasiskan IT yaitu penyediaaan software berupa teaching lab, dimana software  ini dibuat untuk mengoptimalkan kemampuan laboratorium komputer agar dapat pula berfungsi sebagai laboratorium bahasa.

4.    Tantangan:

  • Semakin majunya dunia global yang bersaing dalam hal peningkatan teknologi serta pengembangan dunia usaha yang berbasiskan teknologi tinggi hendaknya sekolah ini mampu menciptakan output yang telah berbekal penguasaan teori dan berketrampilan dalam berpraktik mempunyai penguasaan dalam berbahasa asing dan menguasai penerapan kemajuan teknologi dizaman sekarang.
  • Besarnya biaya yang diperlukan untuk menyiapkan sarana prasarana seperti, ruang, peralatan lab, dan materi pengajaran menimbulkan ketimpangan atau tidak semua sekolah mampu menyediakan fasilitas pembelajaran bahasa asing dan teknologi informasi yang semakin marak di masa sekarang ini.

D.  Program Pengembangan

1.  Kegiatan yang akan dilakukan:

  • Perencanaan pengadaan tenaga laboran yang ahli dibidang laboratorium kimia, biologi, fisika, komputer dan bahasa
  • Perencanaan pemisahaan antara laboratorium kimia dengan biologi.
  • Penggabungan laboratorium bahasa dan komputer dengan penambahan fasilitas yaitu dengan memanfaatkan Computerized Laboratories System yang telah dilengkapi oleh perangkat lunak Teaching Lab sehingga pada akhirnya dinamakan dengan laboratorium bahasa digital
  • Perencanaan pembangunan ruangan khusus untuk ruangan asam,ruangan gelap, ruang steril, dan ruang timbang di dalam laboratorium kimia dan biologi
  • Memperbarui penyusunan struktur organisasi laboratorium dengan menambahkan penanggung jawab teknis laboratorium dan tenaga laboran disetiap jenis laboratorium

2.  Sarana dan Prasarana

  • Untuk menghemat dana pengeluaran dana untuk membangun ruangan laboratorium maka bisa digunakan sistem silang yaitu dengan cara penggabungan laboratorium bahasa dengan komputer bertempat di laboratorium komputer yang diberi nama laboratorium bahasa digital dengan luas bangunan 72 m², sedangkan bekas ruang laboratorium bahasa bisa digunakan sebagai laboratorium fisika dengan luas bangunan 120 m² karena laboratorium fisika ini tidak membahayakan ruangan di sekitarnya.
  • Sistem silang juga diberlakukan untuk laboratorium biologi dan kimia, ruang bekas laboratorium fisika diganti dengan laboratorium kimia karena bekas lab fisika ini mempunyai luas bangunan 150 m² dengan rasio 3,5 m²/siswa sehingga mencegah berbagai resiko ketika terjadi kecelakaan. Sedangkan laboratorium biologi tetap menempati ruang sebelumnya.
  • Menambah jumlah sarana dan prasarana yang ada di laboratorium biologi seperti LCD projector serta 1 set komputer atau laptop guna sebagai penunjang kegiatan pembelajaran praktikum dan menambah pakaian khas untuk kegiatan praktikum di dalam laboratorium
  • Untuk laboratorium fisika bisa menggunakan LCD projector, serta 1 set komputer dari laboratorium bahasa, guna menghemat pengeluaran dana karena laboratorium bahasa dengan komputer akan dijadikan satu ruangan
  • Menambah LCD projector untuk laboratorium kimia serta menambah pakaian khas praktikum ketika akan memasuki laboratorium kimia
  • Untuk laboratorium gabungan dari bahasa dan komputer tinggal menambah sarana yaitu berupa software teaching lab dan menambah AC, serta menambah PC station sebanyak 5 buah karena komputer yang tersedia 41 buah sedangkan jumlah PC hanya sebanyak 36 buah, menambah headset 1 buah
  • Setiap ruangan laboratorium IPA harus dilengkapi dengan alat pemadam kebakaran, jumlah alat pemadam kebakaran hanya 2 buah sehingga perlu menambah sebanyak 3 alat pemadam kebakaran dan alat pelindung diri, Detektor asap + shower, dan Kotak P3K.
  • Di laboratorium kimia dan biologi harus ada tempat sampah yang khusus untuk membedakan limbah cair dan padat
  • Di laboratorium kimia dan biologi harus ada ruangan khusus untuk ruang asam, ruang steril, ruang gelap, dan ruang timbang
  • Untuk laboratorium biologi perlu ditambahkan alat peraga berupa 1 buah model kerangka manusia karena standar yang diharuskan sebanyak 2 buah sedangkan di laboratorium ini masih 1 buah saja, menambah 12 mikroskop binokuler karena di laboratorium ini mikroskop yang rusak sebanyak 12 buah.
  • Untuk laboratorium fisika perlu menambahkan alat peraga berupa 1 set osiloskop, 6 buah generator frekuensi, dan 6 buah pengeras suara.

 3.    Personalia

  • Pengangkatan tenaga pengelola laboratorium sebagai penanggung jawab teknis laboratorium sebanyak satu orang yang bertugas bertanggung jawab atas administrasi laboratorium, bertanggung jawab atas kelancaran kegiatan laboratorium, mengusulkan kepada kepala sekolah tentang pengadaan alat dan bahan, bertanggung jawab atas kebersihan, penyimpanan, perawatan, dan perbaikan alat-alat laboratorium
  • Yang bertugas sebagai koordinator laboratorium mempunyai tugas untuk mengkoordinasi guru-guru bidang study dalam penggunaan laboratorium, mengusulkan kepada penanggung jawab laboratorium untuk pengadaan alat dan bahan praktek
  • Penambahan perekrutan tenaga laboran yang ahli di masing- masing jenis laboratorium sebanyak dua orang lagi untuk laboratorium biologi dan fisika, untuk laboratorium kimia telah ada tenaga laborannya yaitu Nur Maharani, S.Pd. Tenaga laboran harus mempunyai tugas dan fungsi yang tersurat,dan memiliki keahlian berlaboratorium misalnya di laboratorium kimia, tenaga laborannya harus ahli didalam mengelola bahan-bahan kimia, cara mengelola limbah kimia, untuk tenaga laboratorium bahasa digital harus ada teknisi untuk mengelola perelengkapan apabila terjadi kerusakan. Kemudian tenaga laboran mempunyai tugas mengerjakan tugas-tugas administrasi laboratorium, menyimpan semua alat dan bahan secara rapi sesuai dengan jenisnya, mempersiapkan dan menyimpan kembali alat dan bahan yang telah digunakan, merawat semua alat dan bahan fasilitas laboratorium, bertanggung jawab atas kebersihan alat dan ruang laboratorium beserta perlengkapan lainnya.
  • Untuk setiap pengelola atau tenaga personalia laboratorium haruslah tenaga yang sudah memenuhi standart kualfikasi setidaknya lulusan S-1 sesuai dengan bidang atau jenis laboratorium yang akan dipegangnya.
  • Pengadaan pelatihan bagi guru-guru bidang studi bahasa untuk mengetahui bagaimana cara mengelola dan menggunakan laboratorium bahasa digital baru.

4.    Anggaran

No

Item

Jumlah Satuan

Harga Satuan

Jumlah Harga

1 Sistem teaching lab versi server untuk konsol guru 1 PC Rp 2.500.000,- Rp 2.500.000,-
2 Sistem teaching lab versi client 41 PC Rp 750.000,- Rp 30.750.000,-
3 AC 1 set Rp 2.000.000,-
4 Alat pemadam kebakaran 3 buah Rp 1.300.000,- Rp 3. 900.000,-
5 Komputer 1 set Rp 4.500.000,-
6 LCD Rp 8.000.000,-
7 Pakaian praktikum 918 buah* Rp 70.000,- Rp  64.260.000,-
8 Alat pelindung diri masker 918 buah* Rp 5.000,- Rp 4.590.000,-
9 Alat pelindung diri kaos tangan 918 buah* Rp 10.000,- Rp 9.180.000,-
10 Detector asap dan shower  3 buah Rp 3.000.000 Rp 9.000.000,-
11 Kotak P3K 1 buah Rp 45.000,- Rp 45.000,-
12 Mikroskop binokuler 12 buah Rp 1.200.000,- Rp14.400.000,-
13 Kerangka manusia 1 buah Rp 400.000,-
14 Osiloskop 1 set Rp 4.600.000,-
15 Generator frekuensi 6 buah Rp 2.000.000,- Rp 12.000.000,-
16 Pengeras suara 6 buah Rp 150.000,- Rp 800.000,-
17 Jumlah Rp 170.925.000,-

*Jumlah siswa 900 orang + jumlah laboran 3 orang dan guru bidang studi 15 orang = 918 orang

Sumber dana:

  1.  Angaran SPP siswa/bulan @Rp 250.000,- x 900 siswa = Rp 225.000.000,- hanya diambil sebesar Rp 80.000.000,-
  2. Anggaran dari pemerintah atau dana hibah = Rp 75.000.000,- hanya diambil sebesar Rp 45.000.000,-
  3. Bantuan dari orang tua siswa Rp 40.000,- x 900 siswa =  Rp 36.000.000,-
  4. Dana dari pihak sponsor sebesar Rp 10.000.000,-

Jumlah sumber dana yang ada adalah sebesar                                Rp 171.000.000,-

Jumlah anggaran pengeluaran                                                         Rp 170.925.000,-

  1. 5.    Waktu yang diperlukan

No

Item

Lama Hari

Keterangan

1 Pengecekan jaringan komputer (Cek koneksi LAN) ½ hari dilaksanakan pada waktu tahun ajaran baru yaitu sekitar bulan juli
2 Instalasi sistem (Instalasi sistem di tiap PC di lab bahasa) ½ hari
3 Pelatihan guru (Pelatihan penggunaan sistem. Untuk guru bahasa dan admin sistem) 2 hari
4 Pengadaan perlengkapan sarana dan prasarana di masing-masing laboratorium 1 bulan

E. Kesimpulan

Laboratorium adalah wahana yang sangat tepat untuk pengembangan kompetensi keterampilan proses dan afektif siswa. Sebagus apapun suatu laboratorium tidak akan berarti apa-apa dan akan menjadi sia-sia bila tidak ditunjang oleh kemampuan dalam mengelolanya dan segala macam perlengkapan yang menunjang kegiatan praktik didalam laboratorium. Dengan peningkatan fasilitas yang ada di setiap jenis laboratorium dan penambahan tenaga laboran yang benar-benar ahli disegala jenis laboratorium maka diharapkan akan membantu peningkatan proses belajar mengajar di sekolah ini khususnya pada waktu kegiatan praktik di laboratorium. Dan dengan adanya pemanfaatan teknologi yang canggih maka diharapkan keluaran yang dihasilkan akan mempunyai ketrampilan dan keahlian dalam bidang penguasaan segala macam bahasa dan teknologi yang modern. Melalui program pengembangan ini diharapkan semangat belajar siswa akan lebih meningkat dan akan membawa sekolah ini lebih maju sesuai dengan tuntutan zaman di era globalisasi sekarang.